Dengan menekan tombol alarm pada aplikasi Public Panic
Button, saat sedang terancam tindak kejahatan. Maka kita bisa langsung
mendapatkan bantuan dari petugas kepolisian terdekat, yang bisa mendeteksi
keberadaan kita lewat GPS.
![]() | |
|
Tingginya angka kejahatan di masyarakat, memaksa pihak
kepolisian untuk senantiasa melakukan inovasi-inovasi dalam upaya penegakan
kamtibmas . Dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi
informasi. Yang tentunya bisa semakin memudahkan upaya polisi dalam melayani
masyarakat.
Salah satu bentuk inovasi itu adalah diciptakannya
aplikasi Public Panic Button, yang menjadi bagian dari program Smile Police
Polda Jateng. Yang mana dengan aplikasi ini, masyarakat bisa dengan mudah
mebdapatkan bantuan di saat dia sedang dalam ancaman bahaya tindak kejahatan.
Hal ini sangat memungkinkan, karena saat dioperasikan,
aplikasi ini langsung terhububg dengan GPS ke server di Polda Jateng. Sehingga
posisi orang yang mengoperasikannya bisa langsung terpantau. Dan tentunya
segera tertangani saat sedang dalam kondisi bahaya.
"Dengan aplikasi ini, siapapun yang terancam akan
mengalami tindak kejahatan, bisa langsung nenekan tombol alarm yang tersedia.
Dan petugas yang berada di sekitar tempat itu akan segera datang untuk
membantu," jelas Kapolres Wonogiri AKBP Ronald Rumondor.
Karena itulah, aplikasi ini terus disosialisasikan ke
masyarakat. Tujuannya tentu sebagai upaya menekan angka tindak kejahatan, yang
kemungkinan menimpa masyarakat.
“Saya berharap ke depan masyarakat bisa semakin tenang,
karena saat dalam kondisi bahaya mereka bisa memanfaatkan aplikasi ini. Karena
itu saya menghimbau agar yang memiliki handphone android, bisa memasang
aplikasi ini sebagai antisipasi kejahatan," sambung kapolres.
Pemakaian aplikasi ini sendiri cukup mudah. Masyarakat cukup
mndownload melalui google playstore di handphone android, dan kemudian menginstalnya.
Lalu setelah teeinstal, tinggal melakukan registrasi menggunakan email. Yang
kemudian mengisi identitas diri.
Setelah proses registrasi selesai, pemilik aplikasi
diwajibkan untuk mengisi nomor-nomor telephone dari orang-orang terdekat, yang
bisa langsung tersambung, saat aplikasi ini dijalankan. Sebab saat tombol
aplikasi ditekan, maka aplikasi ini akan mengirim sinyal berupa suara alarm
kepada beberapa nomor yang didaftarkan. Yang menunjukkan bahwa si pemilik
aplikaai aedang dalam bahaya.
Dan tak hanya terhubung ke nomer
rekan dan kerabat, sinyal alarm tanda bahaya juga langsung tersambung dengan
petugaa polisi terdekat. Sehingga mereka bisa langsung melakukan tindakan
terhadap petunjuk tanda bahaya itu.


0 Komentar