![]() |
| Pembagian takjil oleh warga Muhammadiyah |
Sembari merangsek ke badan jalan, beberapa
massa anggota Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri menghampiri para
pengguna jalan yang melintas di ruas Jalan Kartini. Satu persatu warga yang
lewat disapa dan diberi sebuah bungkusan makanan untuk buka puasa (takjil). Yang
tentunya langsung disambut dnegan sangat antusias oleh seluruh pengguna jalan
yang lewat.
“Di sini kami menyiapkan sekitar 300 takjil,
dan akan kami adakan hingga akhir bulan puasa nanti,” jelas Kusman Toha, Ketua
PDM Wonogiri. “Namun tak hanya sebatas untuk berbagi takjil. Kami juga berupaya
untuk menanamkan kesadaran untuk berbuat positif dengan menyebarkan selebaran
anti persekusi, radikalisme dan ormas pro kekerasan,” lanjutnya.
Ya. Bersama dengan bungkusan makanan yang
dibagikan, memang tampak selembar kertas yang di dalamnya berisi ajakan untuk
meninggalkan aksi-aksi persekusi serta tindak kekerasan lain, seperti paham
radikal dan gerakan-gerakan pro kekerasan.
Hal ini dipandang sangat penting karena
seiring dnegan situasi politik dan sosial masyarakat beberapa waktu belakangan
ini, gerakan-gerakan yang cenderung pro kekerasan terlihat begitu marak. Baik itu
dilakukan oleh individu maupun yang mengatasnamakan sebuah kelompok tertentu.
Karena itulah, anggota PDM Muhammadiyah
memandang perlu untuk ikut serta dalam upaya penghapusan tindakan-tindakan
kekerasan ini. Tujuannya tentu agar masyarakat bisa senantiasa hidup dengan
tenang dan damai.
![]() |
| selebaran anti persekusi |
Terkait aksi ini, pihak Polres Wonogiri
memberi dukungan penuh atas aksi yang dilakukan oleh para anggota Muhammadiyah
tersebut. Karenanya Kapolres AKBP Mohammad Toha tampak ikut hadir berbaur
dnegan massa Muhammadiyah yang tampak sibuk membagikan takjil dan selebaran.
Acara yang berlangsung hingga jelang waktu
Maghrib itupun ditutup dengan buka puasa bersama. Kapolres Wonogiri yang juga
ikut dalam acara buka bersama tersebut menyampaikan rasa bahagianya bisa
berkumpul bersama, untuk berbuka puasa dalam suasana kekeluargaan yang hangat. //



0 Komentar