Dari Kapolres hingga 5 Pasutri, Jalani Wisuda di Uniba Surakarta

Dua orang wisudawan menjalani prosesi wisuda

JURNAL SOLO, Solo - Momentum penuh haru dan kebanggaan kembali hadir di Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta yang menggelar Wisuda Sarjana ke-56 dan Magister ke-35, pada Rabu, 23 April 2025, bertempat di Gedung Graha Saba Buana. 

Sebanyak 200 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Ketua Senat Uniba, Dr. Suhendro, SE., M.Si, Ak.

Wisuda ini menjadi simbol perjuangan panjang institusi dalam misi mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus pencapaian individu-individu hebat yang siap menapaki masa depan dengan bekal ilmu dan semangat kontribusi.

Dari total lulusan, 124 berasal dari Program Sarjana dan 76 dari Program Magister, dengan 171 lulusan menyandang predikat cumlaude. 

Delapan di antaranya adalah lulusan terbaik dari berbagai program studi, mencerminkan kualitas akademik Uniba yang terus berkembang.

Salah satu yang tampil mewakili sambutan wisudawan adalah Yunus Darmono, SH., MH, lulusan Magister Hukum dengan spesialisasi Hukum Siber. 

Sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Pajak KPP Madya Surakarta ini menegaskan kesiapan para alumni dalam mengawal era digitalisasi hukum di Indonesia.

Tak hanya itu, wisuda kali ini juga diwarnai oleh kehadiran AKBP Natalena Eko Cahyono, Kapolres Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang turut menyelesaikan studi Magister Ilmu Hukum.

Namun yang tak kalah menarik perhatian adalah kisah 5 pasangan suami istri yang menjalani wisuda bersama, menunjukkan bahwa belajar dan meraih cita juga bisa dilakukan beriringan dengan cinta.

Salah satunya adalah pasangan Lilik Rusmiyanto SP dan Harmini SP, pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, yang sama-sama menuntaskan studi S1 di Fakultas Pertanian/Agroteknologi.

"Sebagai penyuluh pertanian, saya ingin menambah ilmu agar bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat," ujar Lilik.

Lilik menambahkan bahwa pilihan melanjutkan pendidikan di Uniba didasari oleh kualitas keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan praktis di lapangan.

“Kuliah bareng, ujian bareng, yudisium bareng, dan hari ini, wisuda bareng. Ini pengalaman luar biasa,” katanya penuh haru.

Pasangan lainnya antara lain Eko Susanto – Siti Mubarokah, Aris Budiyono – Enggar Tri Widyastuti, serta dua pasangan dari program Magister Manajemen yang semuanya memiliki latar belakang sebagai abdi negara.

Dalam sambutannya, Rektor Uniba, Ipmawan M. Iqbal, menekankan bahwa wisuda bukanlah puncak, melainkan langkah awal untuk memberi kontribusi nyata.

"Insya Allah UNIBA akan terus menyalakan lilin dengan reconnecting Al-Qur’an, agar tercipta cahaya keberkahan ilmu dan amal," ujarnya seraya mengutip QS Al-Baqarah: 257.

Ia juga menegaskan arah masa depan Uniba menuju Smart Campus berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), sebagai respon terhadap perubahan budaya dan teknologi yang cepat.

“Kampus ini tidak hanya mendidik untuk sukses di dunia, tapi juga menguatkan ketakwaan sebagai bekal di akhirat,” tutupnya.

Wisuda kali ini tak sekadar seremoni pelepasan, tapi menjadi refleksi dari semangat belajar yang tak kenal batas usia dan status. 

Dari pejabat hingga pasangan suami istri, semua hadir dengan semangat yang sama: menuntut ilmu, berjuang bersama, dan siap mengabdi untuk negeri. (Her)

0 Komentar