Akmal Aryasuta, Talenta Tersembunyi yang Curi Perhatian di Panggung Putra Putri Solo 2026

Akmal Aryasuta saat berduet dengan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani di malam Grand Final Putra Putri Solo 2026

SOLO, Kalandara.com — Malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Solo (PPS) 2026 tidak hanya menjadi panggung lahirnya duta muda Kota Solo, tetapi juga menghadirkan sebuah kejutan istimewa. 


Di tengah kemegahan acara yang digelar di Balai Kota Surakarta, Sabtu 25 Juli 2026, perhatian publik tertuju pada sosok anak muda dengan suara emas yang selama ini belum banyak diketahui.


Dia adalah Akmal Aryasuta, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (FH UNS) yang sukses menghadirkan warna berbeda dalam malam puncak ajang bergengsi tersebut.


Tampil penuh percaya diri di panggung utama, Akmal berhasil memukau ratusan tamu undangan dan penonton yang hadir. 


Momen paling emosional terjadi ketika ia berduet bersama Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani. 


Kolaborasi lintas generasi itu sontak menghidupkan suasana dan menjadi salah satu penampilan yang paling dikenang dalam gelaran PPS 2026.


Bagi Akmal, kesempatan tampil di panggung sebesar itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.


“Bagi saya, ini bukan hanya tentang bernyanyi, tetapi bagaimana musik bisa menjadi cara untuk menyampaikan cerita dan rasa cinta terhadap Kota Solo,” ujar Akmal.


Kemampuan vokal Akmal bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Kecintaannya terhadap dunia tarik suara telah tumbuh sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar.


Seiring perjalanan pendidikan, kemampuan olah vokalnya terus berkembang. Saat berada di jenjang SMP dan SMA, Akmal mulai aktif mengikuti berbagai kegiatan seni serta tampil di sejumlah panggung. 


Pengalaman demi pengalaman tersebut menjadi bekal yang membentuk karakter dan kepercayaan dirinya sebagai seorang penyanyi.


Memasuki dunia perkuliahan di FH UNS, Akmal tidak hanya mengejar prestasi akademik. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa yang menjadi ruang baginya untuk belajar kepemimpinan, membangun kepedulian sosial, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi.


Menurut Akmal, pendidikan, organisasi, dan seni memiliki peran yang sama penting dalam membangun kualitas generasi muda.


“Saya percaya setiap anak muda harus memiliki keseimbangan. Pendidikan membangun wawasan, organisasi membentuk karakter, sementara seni memberi ruang untuk berekspresi,” katanya.


Perjalanan panjang Akmal dalam dunia musik akhirnya menemukan momentum istimewa melalui ajang PPS 2026. 


Dalam kesempatan tersebut, ia sekaligus memperkenalkan sebuah single spesial yang dipersembahkan untuk gelaran Putra-Putri Solo 2026.


Karya tersebut menjadi bentuk dukungan Akmal terhadap upaya mengenalkan budaya, pariwisata, serta potensi generasi muda Kota Solo.


Melalui musik, ia ingin menunjukkan bahwa anak muda Surakarta memiliki banyak cara untuk berkontribusi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.


“Saya ingin karya ini menjadi bagian kecil dari semangat anak muda Solo untuk terus berkarya dan menjaga identitas kota yang kita cintai,” tutur Akmal.


Penampilan Akmal di panggung PPS 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda Surakarta terus tumbuh dan menemukan ruangnya. 


Dengan dedikasi serta kerja keras, bakat yang selama ini tersimpan dapat bersinar di panggung yang lebih besar.


Sementara itu, malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Solo 2026 akhirnya menetapkan Nicolas Kunto Ryandanu dan Vanya Dean Azizah sebagai pemenang.


Pemerintah Kota Surakarta berharap keduanya tidak hanya menjadi simbol generasi muda, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai duta yang aktif mempromosikan potensi Kota Solo, mulai dari budaya, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif.


Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani yang hadir dalam malam grand final.


Menurut Astrid, seluruh finalis memiliki tanggung jawab besar sebagai representasi generasi muda Solo untuk memperkenalkan berbagai kekayaan daerah.


“Putra-Putri Solo bukan hanya tentang gelar, tetapi bagaimana mereka mampu membawa semangat, kreativitas, dan potensi Solo agar semakin dikenal luas,” ungkap Astrid. /*